Masuk

Ingat Saya

Tips Menjadi Seorang Travel Blogger

Halo, salam sehat untuk para traveller semuanya. Saya selaku anak Blogger Medan yang aktif menulis, ingin memberi sedikit tips seputar travelling. Semoga bermanfaat apa yang disajikan ya.

Begini, seorang travel blogger tidak hanya menceritakan seberapa banyak tempat yang telah dikunjungi, namun juga membagikan tips seperti bagaimana cara travelling dengan menekan budget sehemat mungkin, memanfaatkan waktu sempit buat travelling, hingga memilih tempat-tempat menarik buat travelling, yang tentunya membantu para pembaca yang ingin melakukan hal yang sama.

Travel Blogger Indonesia Wahyu Blahe

Travel Blogger Indonesia Wahyu Blahe

Bagaimana Menjadi Seorang Travel Blogger?

Anda harus punya blog, aktif traveling, dan nggak pelit membagikan pengalaman seru saat Anda traveling. Dalam blog, Anda juga bisa membagikan berbagai tips dan rekomendasi tempat yang menurut Anda layak untuk dikunjungi. Nah, jika Anda juga ingin menjadi travel blogger, berikut adalah tipsnya :

1. Tentukan Gaya Tulisan Perjalanan Yang Anda Sukai

Mulailah dengan analisa bagaimana sebenarnya gaya tulisan perjalanan yang Anda sukai karena ada banyak sekali kategorisasi tulisan perjalanan, mulai dari jurnal, panduan perjalanan, tulisan ilmiah, novel, sampai tulisan perjalanan jurnalistik.

Jika Anda menyukai kronologis perjalanannya, maka mulailah dengan bercerita tentang perjalanannya dari pergi sampai pulang. Jika menyukai detail-detail di perjalanan, cobalah menulis dengan gaya naratif yang detail, kemudian jika ingin berbagi pada pembaca maka bisa membuat catatan berupa panduan perjalanan.

Buatlah tulisan secukupnya, jangan terlalu panjang. Tulisan yang terlalu panjang akan membuat pengunjung malas membaca sampai selesai. Cobalah untuk membatasi maksimal kata dalam tulisan sekitar 800 – 1000 kata. Beda dengan tulisan Travel Blog Indonesia ini ya. *Tujuannya review panjang, maklum jarang nulis diblog ini. Lebih sering di blog-blog sebelah*

2. Catat Detail Perjalanan

Untuk memperkaya tulisan, cobalah mencatat detail-detail perjalanan sampai hal terkecil sekalipun. Dengan mendokumentasikan hal-hal tersebut, catatan perjalanan yang dibangun akan menjadi kaya dan penuh detail yang bermanfaat bagi pembaca.

Karena tulisan perjalanan adalah cerita tentang fakta, cobalah ceritakan dengan jujur apa yang dilihat dan dirasakan. Tulis dengan detail-detail kejadian sesungguhnya. Jangan malas untuk melakukan riset sebelum, selama, dan sesudah perjalanan untuk memastikan detail perjalanan tersebut. Konfirmasikan ulang juga apakah detail tersebut memang benar-benar detail yang sesungguhnya.

Jika perlu, lakukan riset pustaka. Sebelum pergi ke sebuah kota, Anda harus mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang kota itu. Selain berselancar di dunia maya, Anda juga bisa melakukan riset dengan membaca koran, mendengarkan radio, menonton televisi, dan tentu saja membaca buku. Hal ini sangat penting agar Anda tahu kondisi dan apa saja yang harus disiapkan ketika traveling.

3. Konsisten Dalam Menulis

Semakin banyak posting yang Anda tulis, semakin banyak pembaca yang datang mencari informasi. Blog atau catatan perjalanan yang bagus tidak hanya dinilai dari tulisannya saja, namun juga seberapa konsisten blogger tersebut menulis dan konsisten berbagi. Konsisten adalah kunci bagaimana pembaca akan menyukai catatan perjalanan yang sudah dipublikasikan di blog. Dengan konsisten menulis, tulisan Anda pun akan terasah menjadi lebih baik dan pembaca akan mulai mengenal bagaimana gaya si penulis dan tentunya akan menjadi pembaca setia di blog Anda. Kesalahan para blogger yang sering terjadi adalah banyak penulis yang mungkin menyerah dalam kekonsistenan, banyak blog dengan tulisan yang bagus namun tiba-tiba berhenti di tengah jalan.

4. Buatlah Daftar Dalam Tulisan yang Anda Posting

Biasanya artikel dengan judul seperti ini akan menarik banyak calon pembaca. Contoh: 7 Travel Blog Favorit Saya, 12 Tips Traveling Ke Dubai, 20 Tips Singkat Jalan-Jalan Murah di Singapura, 42 Cara Praktis Untuk Menghemat Biaya Jalan-Jalan, dan sebagainya.

5. Memancing Dengan Kalimat Pembuka

Kalimat pembuka adalah penarik pembaca yang paling efektif saat menulis travel blog. Sebagian besar pembaca pasti menyukai cerita perjalanan yang bersemangat dan jika kalimat pembuka sudah mampu memancing pembaca maka pasti pembaca akan menikmati tulisan-tulisan berikutnya.

Ada banyak teknik untuk membuat kalimat pembuka, sementara yang umum ditemui di catatan perjalanan adalah membuat kalimat pembuka dengan deskripsi situasional saat perjalanan.

6. Isilah Dengan Foto-foto Yang Mendukung

Cerahkan tulisanmu dengan foto-foto atau video cantik dari perjalananmu, agar para pembaca merasa tertarik untuk menyusul ke sana. Foto-foto yang menarik juga akan membangun cerita perjalanan menjadi lebih hidup. Foto terkadang juga bisa menjadi pemancing yang ampuh bagi mereka yang ingin membaca catatan perjalanan.

Namun jangan terlalu banyak tulisan dan minim foto, begitupun sebaliknya. Yang bagus adalah yang seimbang, per 2-3 paragraf disisipkan 1-2 foto. Jadi pembaca bisa seimbang antara membaca sekaligus merekonstruksi deskripsi catatan perjalanan tersebut dengan foto yang ditampilkan.

7. Jangan Membuatnya Seperti Buku Harian

Ceritakan pengalamanmu, tapi jaga jangan sampai tulisanmu terlalu detail seperti buku harian. Karena akan membosankan bagi pembaca.

8. Tautkan Blog Dengan Media Sosial Anda

Tautkan posting blog terbaru Anda ke akun Facebook dan Twitter atau media sosial lainnya. Ini untuk mempermudah Anda untuk sharing tulisan terbaru yang Anda posting. Apabila ada tulisan baru, link-nya akan muncul secara otomatis di beberapa akun yang Anda tautkan. Hal ini berpengaruh terhadap traffic blog.

9. Bergabung Dengan Komunitas

Travel blogger juga memiliki Wadah atau Komunitas untuk belajar dan saling berbagi. Cobalah bergabung dengan komunitas-komunitas backpacker dan traveler tersebut. Kalau di Medan, gabung di Blog M (Blogger Medan: https://www.facebook.com/groups/BloggerMedan/). Meskipun belum kentara keberadaan komunitas travel bloggernya. Namun komunitas blogger di Medan ini cukup aktif dalam kategori komunitas online di Medan.

10. Kirim Naskah Pada Penerbit

Banyak traveler langsung meng-update blog mereka saat itu juga, ketika mereka tengah traveling di suatu tempat. Jika Anda sudah cukup merasa percaya diri dengan isi blog Anda, coba saja kirimkan naskahnya ke beberapa penerbit. Anda bisa membuat buku berdasarkan pengalaman traveling sendiri, seperti yang dilakukan oleh banyak travel writer sejak bertahun silam.

11. Buat Blog Anda Kaya Kunjungan

Membuat blog kaya kunjungan, terkadang jadi salah satu bagian penting dari seorang travel blogger juga. Untuk mempromosikan travel blog milik sendiri, Anda tidak perlu pasang iklan jitu di koran. Paling gampang adalah dengan bagikan link tulisan ke social media, seperti yang sudah di katakan di poin ke 8. Atau Anda juga bisa dengan menjadi blog walking (BW) dan berkomentar di travel blog orang lain. Seringnya mereka akan berkunjung balik.

Dengan menjadi blog walking, kamu juga bisa mendapat banyak manfaat. menjadi bacaan gratis, menghargai hasil karya orang lain, menpertajam kemampuan menulis, menemukan blog dengan gaya tulisan yang asyik, menemukan ide tulisan, menemukan destinasi baru, belajar fotografi, melangsingkan alexa atau menambah trafik blog, semakin banyak teman, mendapatkan kesempatan kerjasama penulisan di blog, mendapatkan informasi lomba atau dapat buku gratis, dan masih banyak lagi.

Selanjutnya, jika blog Anda kaya kunjungan, Anda pun bisa meraup rupiah dari blog tersebut. Menjadi travel blogger memang sangat menyenangkan apalagi jika sudah sudah menghasilkan pendapatan. Uang dari blog itu didapatkan dari komisi iklan yang dipasang pada laman blog Anda. Bentuknya pun bermacam-macam: ada yang dibayar dengan menggunakan iklan PPC (pay per click) yang dibuat oleh google AdSense atau kliksaya, iklan afiliasi, atau penjualan spot iklan di blog secara mandiri. Ketiga cara ini sama-sama bisa membuat Anda bisa menghasilkan uang.

Namun tentu para pengiklan baru akan memasang iklan pada blog yang dianggap menguntungkan mereka. Nah blog-blog yang menjadi favorit para pengiklan tersebut adalah blog yang kaya akan pengunjung. Idealnya, jumlah pengunjung (visitors) yang cukup menarik di mata pengiklan adalah blog yang memiliki 40.000 – 100.000 page views per minggu-nya.

12. Buat Desain Blog Yang Menarik

Desain yang dimaksud adalah tampilan blog dan juga desain pelengkap konten seperti foto atau bisa juga video. Desain yang menarik disini bertujuan agar pengunjung blog Anda tertarik mempaca postingan yang disajikan.

Anda bisa mencoba berbagai template blog yang cerah. Carilah beberapa template gratis di mesin pencari atau jika Anda punya dana, belilah template yang bagus atau pesan dari jasa pembuat desain template atau website sesuai dengan keinginan. Jangan terlalu menambah banyak widget yang justru menambah berat proses load. Kalau saya pakai template custom, atau blog lain saya seperti caramakan.net memakai template gratisan. Template tersebut bisa dicari di browsing internet, atau dengan keyword : Template Premium Gratis.

Untuk informasi lengkapnya, klik : Travel Blogger Indonesia!

Dengan
I'm Feeling extrovert, CEO Cerita Medan, Pembicara Digital Preneur, Guru SEO, Blogger. Penyuka buah, doyan+pahala